Tips Mengurangi Resiko Komputer Terjangkit Virus

Maret 8, 2009 at 6:30 am (Uncategorized)

Virus Komputer yang merusak file

Virus Komputer

Komputermu pernah terserang virus kan? Apalagi yang sistem operasi Windows. Selain membuat kerja komputer turun, virus terkadang juga merusak file-file kamu. Nah, ini dia tips-tips untuk mengurangi resiko komputermu terkena virus:

1. Jangan iseng men-klik file tak dikenal
Sepertinya file ini lucu?! Double klik ah…., Eit…, tunggu dulu. Bisa jadi file tersebut adalah virus yang akan aktif kalau di-klik.

2. Kenali isi hard disk kamu
Tak kenal maka tak sayang, begitu pula dengan hard disk kamu. Dengan mengenali isi hard disk (termasuk penyimpanan lainnya), maka kamu akan mengetahui jika ada file tak dikenal yang mungkin adalah virus.

3. Simpan file secara teratur
Hard disk dapat dianalogikan dengan lemari, jika kamu menatanya dengan teratur maka file2 yang ada akan mudah diamati. Sehingga jika ada file yang tidak dikenal….dapat diwaspadai.

4. Jauhi My Document
Menyimpan file di My Document memang terkesan lebih mudah. Namun jika Windows kamu rusak (misalnya karena virus) dan harus di format, maka isi My Document juga akan hilang. Cara terbaik adalah membuat partisi lain pada hard disk dan menyimpan file kamu di sana.

5. Awasi jika terjadi perubahan (sekecil apapun) pada Windows
Terkadang virus dapat mengubah pengaturan komputer kita, karena itu jika terdapat pengaturan komputer yang berubah tanpa kamu ubah, kamu perlu waspada. Lakukan system restore dengan cara start -> All Programs -> Accessories -> System Tolls -> System Restore. Semua file yang ada akan kembali ke kondisi saat restore point. Jadi selamatkan file penting kamu sebelum berubah karena system restore.

6. Pakai anti virus secukupnya
Terlalu banyak anti virus tidak selalu baik, karena terkadang fungsi sebuah anti virus dapat menghalangi fungsi anti virus lain. Cukup instal satu anti virus saja (tidak harus menggunakan anti virus berbayar). Jika di-update dengan teratur, maka itu sudah cukup melindungi. Untuk antivirus lokal yang tidak diinstal, dapat dikunakan sebagai pendamping (misalnya PCMAV atau Ansav).

7. Perlihatkan hidden file dan file extension
Trik ini dapat digunakan oleh pengguna yang cukup paham dengan ekstensi dan hidden file. Di Windows explorer (pada Windows XP) pilih Tools -> Folder Options. Lalu pilih View dan pilih Show hidden files and folder dan uncheck Hide extensions for known file types.
Cara ini cukup baik untuk menemukan file2 tak dikenal.

8a. Khusus pengguna internet,
Hindari mendownload dan menginstal program atau file gratis yang tidak jelas asal usulnya. Karena terkadang program dan file tersebut mengandung virus di dalamnya. Downloadlah hanya dari sumber yang terpercaya.

8b. Khusus pengguna internet
Jangan buka situs-situs porno. Selain tidak baik bagi moral, terkadang situs porno mempunyai pekerjaan sampingan sebagai peternakan virus.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

BERBEGAI TEKNIK MEMBASMI VIRUS KOMPUTER

Maret 8, 2009 at 5:45 am (Uncategorized)

teknik basmi virus

Salah satu fungsi antivirus adalah mencegah virus menginfeksi komputer. Meski saat ini banyak antivirus yang mempunyai proactive detection ( kemampuan mendeteksi virus baru yang belum masuk database virus ) yang bagus, tetapi jika komputer sudah terinfeksi virus, biasanya antivirus yang ter-install tidak bisa berbuat banyak.

Mengapa seperti itu ? Ya, jika Komputer sudah terinfeksi virus, biasanya hal pertama yang dilakukan virus adalah menon-aktifkan antivirus yang ada, jika tidak berhasil maka virus akan mencegah antivirus untuk menghapus dirinya. Lalu bagaimana jika hal ini terjadi ?

Ada beberapa cara jika komputer sudah terinfeksi virus, dan virus yang sudah terinstall tidak sanggup menanganinya.

1. Install atau gunakan antivirus lain

Jika masih bisa di install Antivirus lain, maka sebaiknya di coba. Gunakan program antivirus yang terbaru, langsung scan jika sudah selesai install atau akan lebih baik jika di update terlebih dahulu. Mungkin untuk kebanyakan antivirus hal ini tidak berhasil, karena virus biasanya sudah mengantisipasi hal ini.

Alternatifnya, gunakan antivirus baru. Misalnya RISING Antivirus 2008 Free Edition, yang baru saja di release. Antivirus ini cukup bagus, sebelumnya saya pernah menginstall komputer teman dengan Avira yang ternyata sudah terkena virus, sehingga installasi tidak berhasil. Kemudian saya coba antivirus ini dan bisa mendeteksi virus yang menginfeksi komputer.

2. Scan Hardisk di Komputer lain

Jika mempunyai beberapa komputer atau ada teman yang mempunyai komputer dengan antivirus yang selalu update, maka cobalah scan di komputer tersebut. Cara terbaik adalah dengan melepas hardisk dan dipasang di komputer teman tersebut, kemudian baru di scan secara menyeluruh.

Hal ini memang memerlukan ilmu tentang pasang memasang hardisk (teknis mengenai perangkat komputer), sehingga mungkin jika belum pernah akan mengalami kesulitan. Sebaiknya ditanyakan ke teman yang lebih tahu. Selain itu hal ini biasanya tidak bisa dilakukan di Laptop yang masih garansi, karena jika melepas hardisk, maka biasanya merusak label garansi di Laptop tersebut.

4. Scan dan hapus virus secara manual

Cara ini bisa dilakukan bagi yang sudah cukup familiar dengan Sistem operasi khususnya windows, berbagai teknik virus (menyebar, menginfeksi dll), berbagai informasi tentang file atau directory komputer dan lainnya. Cara ini sebaiknya dilakukan melalui Bootable CD ( bisa digunakan Bootable CD dari cara ke 3 diatas atau dengan Linux Live CD seperti Ubuntu, Knoppix dan lainnya.

5. Install ulang

Ini mungkin alternatif terakhir jika cara-cara diatas tidak bisa atau ingin cara cepat. Tetapi dengan selesainya install ulang tidak menjamin komputer bebas virus lagi, bisa saja virus menginfeksi program lainnya yang di install kemudian. Selain itu jika kita sudah meng-install program komputer yang cukup banyak, maka bisa jadi install ulang memerlukan waktu cukup lama dan melelahkan.

Cara ini mungkin juga tidak bisa dilakukan jika komputer/laptop sudah di install Sistem operasi sejak kita beli (Software OEM), karena biasanya tidak disertakan CD Instalasinya. Yang jelas jika ingin menginstall ulang, pastikan CD Driver komputer/laptop sudah tersedia. Selain itu sebaiknya diketahui dulu virus apa yang menginfeksi komputer sebelum menginstall ulang.

Cara Lain ?

Ya mungkin masih ada cara lain, seperti scan online, format hardisk (cara ekstrim sepertinya..) atau cara-cara lain. Jika ada masukan cara lain membasmi virus yang terlanjur menginfeksi komputer silahkan dilengkapi.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar